Tengkulak Beras: Kami Bingung Mau Jual Kemana Beras OKU Timur

  • Whatsapp

NOTENEWS.CO, OKU Timur – Isu impor beras yang rencananya dilakukan pemerintah, ternyata berefek kepada petani, khususnya di Kabupaten OKU Timur. Padahal saat ini, lumbung beras Sumsel itu sedang masuk panen raya.

Berdasarkan pengakuan petani asal Taraman, Aa mengaku ada beberapa permasalahan yang dihadapi petani di tahun 2021 ini, seperti awal tahun kemarin pupuk langka (subsidi), ketika mengambil pupuk juga harus melalui kelompok tani. Dan telatnya masa tanam, yang berdampak terhadap hasil produktifitas yang menurun.

“Cukup berat tahun 2021 ini, dengan berbagai permasalahan yang dihadapi petani,”kata Aa, terbaru, kata dia mereka dipungsingkan dengan isu impor beras yang menyebabkan harga beras maupun gabah langsung mengalami penurunan

“Benar atau tidaknya isu impor beras itu, dampak ya sudah berpengaruh dengan harga jual kami,”paparnya. Kemarin ungkap Aa, dia menjual beras hanya dihargai 6900 perkilogramnya, padahal selama ini ketika panen harga normalnya bisa mencapai 7800 sampai 8200 perkilogramnya

“Yang buat kita agak lebih sedih lagi, panen tahun ini tidak normal dengan beberapa kendala saat awal tahun kemarin, biasanya perhektar itu dapat 70 karung gabah, nah tahun ini hanya 51 karung, banyak sekali turunya,”ucapnya. Dengan kondisi harga pupuk yang naik 400 rupiah untuk jenis tertentu, petani sangat sengsara karena pengeluaran dan penghasilan tidak sesuai.

“Kami hanya berharap, ada solusi dari Pemkab OKU Timur untuk masalah anjloknya harga padi ini,”terangnya.

Ternyata bukan hanya petani saja yang pusing, bahkan tengkulak juga dibuat pusing, karena tempat biasa mereka menjual beras ataupun gabah juga mengamati isu impor beras ini

“Stok gabah atau beras banyak, tapi kami bingung melemparnya kemana,”kata tengkulak beras ini menerangkan. Menurutnya isu yang beredar ini sangat mempengaruhi pasar beras maupun gabah.

“Gabah kita jual ke palembang hanya dihargai 3700 perkilo, itupun prosesnya lelet, nah ini membuat kita was-was juga,”ungkapnya. Dia berharap Bupati OKU Timur turun tangan menghadapi dan mencarikan solusi ini(Bere)

banner 300x250

Related posts