Ini Alasan MH, Jadi Kurir Sabu 1 Kg Yang di Tangkap Polres OKUT

NOTENEWS.CO, OKU Timur – Polres OKU Timur, berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 1 Kg atau 1015 gram  di Bumi sebiduk Sehaluan. Setelah Satuan Reserse Narkoba Polres OKU Timur menangkap tersangka Muhammad Hafiz (25)  di dalam pondok dipinggiran jalan lintas Sumatera, Desa Kotabaru Selatan, Kecamatan Martapura, OKU Timur.


Tersangka bersama sabu 1 Kg yang dibungkus teh cina Guanyinwang, ditangkap Jumat (15/4), sekitar pukul 21.15 WIB. Sementara yang masih DPO Pak Cik (40), warga Kota Dumai, Provinsi Riau. Sabu 1 Kg tersebut merupakan jaringan malaysia – Riau hingga sampai ke lumbung pangan itu.


Kapolres OKU Timur  AKBP Nuryono  SH, SIK, MM  melalui Kasatnarkoba Iptu  Bondan Try Hoetomo STK, SIK, MH membenarkan penangkapan   tersangka Muhammad Hafiz  warga Desa Ullu Sadang,  Kecamatan lembang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan  Barang Bukti 1 Kg sabu.

Dijelaskan  Nuryono, penangkapan tersangka bersama  barang bukti narkoba itu, berlangsung jumat  malam sekitar pukul 21.15 WIB.di  Kotabaru Selatan, pada saat di amankan, tersangka   sedang menunggu dijemput  seseorang.

kemudian diamankan dan di lakukan pemeriksaan dan penggeledahan, satu kantong besar sabu seberat 1 Kg  dibungkus plastik bening  dan dimasukkan dalam bungkusan teh cina merek Guanyinwang,  satu buah HP,  dan  tas dukung warna hitam.
“Barang dari OKI untuk di edarkan di OKU Timur,”kata Nuryono. Dia menambahkan, untuk pengedar narkoba untuk tidak main-main dengan pihaknya dengan mencoba mengedarkan  narkoba di bumi sebiduk sehaluan

“Baik pengedar maupun pemakai akan kami tidak tegas,”paparnya.   Tindakan tegas yang akan dilakukan pihaknya akan melakukan   hukuman maksimal bagi pengedar maupun kepada pemakainya.
Tersangka  dijerat pasal 114 ayat 2, dan pasal 112 ayat 2, UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Tersangka Muhammad Hafiz mengatakan, bahwa barang haram tersebut dibawanya dari Mesuji OKI ke OKU Timur atas perintah Pelaku Pakcik, dengan iming-iming akan dijanjikan imbalan sebesar 25 juta
“Baru di DP 10 juta, duit  5 juta aku kirim sama ibu di Pinrang yang lagi sakit, dan 5 juta lagi untuk operasional saya,”kata tersangka, sedangkan sisanya 15 juta baru akan diberikan ketika barang sudah sampai tujuan.


Tersangka juga mengakui, membawa narkoba seberat 1 Kg itu dari Mesuji OKI dengan naik travel ke OKU Timur dan berenti di Kotabaru Selatan untuk menunggu seseorang yang akan menjemputnya.


Tersangka mengaku, baru 1 tahun tinggal di Mesuji OKI, berprofesi sebagai mekanik  speedboat,  karena penghasilan  tidak memadai sebagai mekanik speedboad, akhirnya tersangka tergiur tawaran dari pak cik untuk menjadi kurir narkoba, yang dikenalnya saat  jadi mekanik speedboat.


“Ini karena desakan ekonomi, ditambah lagi orang tua sakit dikampung, akhirnya tawaran itu aku terima. Namun aku tidak tahu kalau yang aku antarkan itu sabu-sabu,”terangnya.(Bere)

banner 300x250

Related posts